NABIRE â Langkah strategis dalam merancang masa depan pembangunan di Provinsi Papua Tengah resmi memasuki babak baru. Wakil Ketua I Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Tengah (MRP PPT), Ibu Paulina Marey, menghadiri prosesi penutupan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 pada kamis, 30 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah ini menjadi puncak dari rangkaian diskusi intensif mengenai arah kebijakan pembangunan daerah. Ibu Paulina Marey hadir didampingi oleh sejumlah anggota MRP PPT, menunjukkan sinergi yang solid antara lembaga kultural dan pemerintah daerah dalam mengawal aspirasi masyarakat asli Papua.
Musrenbang tahun ini mengusung tema yang cukup krusial bagi kemandirian daerah, yakni: "Penguatan Ekonomi Lokal dan Daya Saing Daerah Berbasis Potensi Wilayah."
Dalam suasana penutupan tersebut, ditekankan bahwa pembangunan tahun 2027 akan dititikberatkan pada pengelolaan potensi alam dan kearifan lokal agar mampu bersaing di kancah nasional. Fokus ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Papua Tengah yang memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah namun membutuhkan penguatan dari sisi infrastruktur ekonomi dan peningkatan kapasitas SDM.
Kehadiran pimpinan dan anggota MRP PPT dalam forum ini memberikan bobot tersendiri, mengingat peran MRP dalam memberikan pertimbangan terkait pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus). Sinergi ini diharapkan dapat memastikan bahwa setiap rupiah dari dana pembangunan benar-benar menyentuh aspek paling mendasar dari kehidupan masyarakat di delapan kabupaten di wilayah Papua Tengah.
Dalam kesempatan terpisah, keterlibatan MRP dalam Musrenbang ini merupakan komitmen lembaga untuk memastikan hak-hak dasar masyarakat adat, perempuan, dan agama tetap menjadi prioritas dalam penyusunan RKPD 2027.
Acara penutupan ditandai dengan penandatanganan berita acara kesepakatan yang akan menjadi acuan dalam penyusunan anggaran dan program kerja tahun mendatang. Dengan berakhirnya Musrenbang ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama seluruh stakeholder, termasuk MRP PPT, optimis dapat mewujudkan percepatan pembangunan yang inklusif, adil, dan berbasis pada keunggulan wilayah masing-masing.
Melalui penguatan ekonomi lokal, diharapkan Papua Tengah tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, tetapi menjadi pemain utama yang memiliki daya saing tinggi menuju kesejahteraan yang merata.
