MRP Papua Tengah Jaring Aspirasi Masyarakat di Kampung Pancuran, Soroti Pendidikan dan Situasi Keamanan.

  • Beranda
  • MRP Papua Tengah Jaring Aspirasi Masyarakat di Kampung Pancuran, Soroti Pendidikan dan Situasi Keamanan.

MRP Papua Tengah Jaring Aspirasi Masyarakat di Kampung Pancuran, Soroti Pendidikan dan Situasi Keamanan.

Oleh Admin Humas 18 May 2026 44 Dilihat

Kabupaten Puncak, Papua Tengah  Anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Tengah melaksanakan kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat di Kampung Pancuran, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Kegiatan tersebut dipimpin oleh anggota MRP Papua Tengah, yakni Eremia Murib, S.PK., Obeth Murib, S.Sos., dan A. Yoel Murib, S.Sos., dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta tokoh agama setempat.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kondisi pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga situasi keamanan yang dinilai sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat di Kampung Pancuran.



Salah satu aspirasi yang paling menyentuh disampaikan oleh seorang mama asal Kampung Pancuran bernama Namungwe Kogoya. Dengan penuh rasa sedih dan kecewa, ia menyampaikan harapannya agar anak-anak Papua dapat hidup aman dan memperoleh pendidikan yang layak.

“Saya melahirkan anak bukan untuk ditembak mati,” ujar Namungwe Kogoya dengan nada haru.
“Anak-anak ini harus mendapatkan pendidikan dan tumbuh besar seperti bapak ibu yang hadir saat ini, bukan ditembak mati.”

Pernyataan tersebut menjadi gambaran nyata atas keresahan masyarakat terhadap kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Puncak yang hingga kini masih menjadi perhatian serius masyarakat sipil. Warga berharap pemerintah daerah maupun pemerintah Provinsi Papua Tengah dapat memberikan perhatian khusus terhadap keamanan masyarakat, sehingga aktivitas sosial dan pelayanan dasar dapat berjalan dengan baik.

Selain persoalan keamanan, masyarakat juga menyoroti kondisi pendidikan di Kampung Pancuran yang dinilai sangat memprihatinkan. Dalam penyampaian aspirasi disebutkan bahwa proses kegiatan belajar dan mengajar di wilayah tersebut tidak berjalan secara normal selama kurang lebih tiga tahun terakhir.

Kondisi tersebut menyebabkan anak-anak di Kampung Pancuran kehilangan hak dasar mereka untuk memperoleh pendidikan yang layak sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, masyarakat meminta agar pemerintah segera mengambil langkah konkret guna memulihkan aktivitas pendidikan dan menghadirkan tenaga pendidik secara tetap di daerah tersebut.



Anggota MRP Papua Tengah yang hadir dalam kegiatan itu menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi catatan resmi lembaga untuk selanjutnya diteruskan kepada pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.

MRP Papua Tengah juga menilai bahwa persoalan pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan keamanan di Kabupaten Puncak harus menjadi perhatian bersama demi menjamin keberlangsungan hidup masyarakat serta masa depan generasi muda Papua yang lebih baik.


Admin Humas
Penulis

Admin Humas

Staff Bagian Humas Sekretariat Majelis Rakyat Papua. Provinsi Papua Tengah