Nabire, 4 Mei 2026 - Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Tengah (MRP-PPT) kembali menunjukkan langkah nyata dalam mengawal kepentingan masyarakat dengan menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan dan Anggota. Pertemuan penting yang berlangsung di Hotel Carmel, Nabire, ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi internal serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam menyerap aspirasi masyarakat.
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Ketua MRP-PPT, Bapak Agustinus Anggaibak, S.M., dengan didampingi oleh Wakil Ketua I, Ibu Paulina Marey. Suasana rapat berlangsung dengan tertib, hangat, dan penuh rasa tanggung jawab dari seluruh pimpinan dan anggota yang hadir untuk membahas agenda-agenda penting demi kemajuan Papua Tengah.
Dalam rapat tersebut, pimpinan dan anggota MRP-PPT menyepakati langkah-langkah strategis yang akan dilaksanakan di daerah utusan, dengan pokok pembahasan sebagai berikut:
Pelaksanaan penjaringan aspirasi ke daerah akan dilakukan secara gabungan oleh Kelompok Kerja (Pokja). Pembahasan difokuskan pada satu tema utama, yaitu *Rapat Dengar Pendapat Masyarakat tentang Penyaluran Dana Otonomi Khusus dan Keamanan*. Tema ini diangkat secara khusus untuk merespons dinamika serta polemik yang terjadi di Papua Tengah, sehingga solusi yang dihasilkan benar-benar berakar dari kebutuhan dan suara masyarakat.
Sebagai wujud penguatan kelembagaan, agenda rapat dilanjutkan dengan penyerahan resmi Peraturan MRP-PPT mengenai Tata Tertib dan Kode Etik. Penyerahan ini ditandai dengan penandatanganan berita acara penyerahan, yang menjadi pedoman dan landasan moral bagi seluruh anggota dalam menjalankan tugas-tugas pengabdian ke depan.
Pelaksanaan rapat koordinasi ini mencerminkan dedikasi MRP-PPT untuk terus hadir di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi antara pimpinan, anggota, dan masyarakat, MRP-PPT berharap dapat menjembatani berbagai masukan yang konstruktif guna menjaga stabilitas keamanan serta mengawal penyaluran dana otonomi khusus agar tepat sasaran dan berdampak positif bagi kesejahteraan rakyat Papua Tengah.
