TIMIKA Selama dua hari berturut-turut, Hotel Horison Ultima (Ruang Puncak Jaya), Selasa dan Rabu (12;13/5/2026) menjadi saksi krusialnya proses Penjaringan Aspirasi Masyarakat Adat yang dipimpin langsung oleh Bapak Thomas Mutaweyau.

Kegiatan ini mempertemukan berbagai elemen masyarakat, khususnya tokoh adat dan pemuda Komoro, guna merumuskan masa depan wilayah mereka.
Dalam suasana diskusi yang intens, perwakilan masyarakat Komoro menyampaikan sejumlah poin krusial yang selama ini menjadi persoalan mendasar di lapangan. Aspirasi utama yang disuarakan meliputi:
- Sengketa Tapal Batas: Kejelasan status hukum dan perlindungan terhadap tanah adat.
- Pemukiman Layak:Kebutuhan akan infrastruktur perumahan yang memadai bagi warga lokal.
- Akses Pendidikan & Ekonomi:Tuntutan penguatan kualitas sumber daya manusia serta peluang pemberdayaan ekonomi berbasis potensi daerah.
Bapak Thomas Mutaweyau menegaskan bahwa seluruh masukan ini bukan sekadar catatan, melainkan mandat yang harus diperjuangkan dalam kebijakan strategis ke depan. Pertemuan ini diharapkan menjadi titik balik bagi penyelesaian konflik agraria dan peningkatan kesejahteraan masyarakat adat Komoro secara nyata.





